Wamenkumham: Tugas Terberat Kita Mengubah Mindset

Arjunapulsamurah.com, Kota Malang – Berikut Kabar update terbaru soal Wamenkumham: Tugas Terberat Kita Mengubah Mindset

#Wamenkumham #Tugas #Terberat #Kita #Mengubah #Mindset

Wamenkumham: Tugas Terberat Kita Mengubah Mindset

Bengkulu – Pasca diundangkannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru pada 2 Januari 2023, menyerahkan amanat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Hukum dan HAM untuk segera mensosialisasikannya kepada masyarakat luas. Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan, tugas terberat pasca pengesahan KUHP baru adalah mengubah pola pikir masyarakat luas.

“Tugas terberat yang kita hadapi (pasca diundangkannya KUHP–red) adalah mengubah pola pikir masyarakat melalui sosialisasi dalam waktu 3 (tiga) tahun sampai dengan berlakunya 2 Januari 2026,” ujar akademisi yang akrab disapa sapa Eddy OS Hiariej di hadapan sekitar 300 tamu undangan di Aula Hasan Din Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Rabu (15/03).

Pola pikir masyarakat Indonesia selama ini menganggap pidana sebagai cara untuk membalas dendam kepada pelaku tindak pidana (lex talionis). Pemahaman ini menyebabkan sebagian besar pelaku tindak pidana dipenjara, dengan dampak overcrowding di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Dengan kapasitas penjara 130.000 orang di seluruh Indonesia dan 200.000 napi, ini menjadi pekerjaan rumah bagi sistem peradilan Indonesia.

Ketika ditanya salah satu peserta tentang masa percobaan 10 (sepuluh) tahun bagi terpidana mati, pria kelahiran Ambon ini mengatakan bahwa masa percobaan 10 tahun tentu bukan waktu yang singkat untuk mengamati perilaku terpidana. Perubahan perilaku terpidana dapat dilihat dalam kesehariannya, dilaporkan dalam bentuk Laporan Kelakuan Baik oleh Lapas, dan diputuskan oleh presiden.

KUHP baru memiliki 5 misi. Salah satunya adalah mewujudkan keadilan rehabilitatif, dimana pelaku kejahatan tidak hanya diberikan sanksi tetapi juga tindakannya diperbaiki. “Kami percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua!” ujarnya kepada peserta Sosialisasi Kemenkumham Goes To Campus (KGTC) Provinsi Bengkulu.

KUHP baru juga memiliki misi dekolonisasi, yaitu menghilangkan nafas kolonialisasi dalam KUHP lama, tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga memberikan keadilan bagi para pencari keadilan. Korban kejahatan tidak hanya dipulihkan, tetapi juga direhabilitasi. “Wajar jika penegakan hukum disertai dengan keadilan bagi semua, baik korban maupun pelaku tindak pidana,” ujarnya.

Sebagai informasi, proses penyusunan KUHP dimulai pada tahun 1958 dan akhirnya diundangkan menjadi KUHP pada awal tahun 2023. Proses panjang pembentukan KUHP dari Indonesia untuk Indonesia harus dibayar dengan penerapan standar yang sama oleh seluruh penegak hukum. pejabat, mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga hakim memberikan putusan kepada pelaku tindak pidana.

KGTC memberikan kesempatan kepada masyarakat dari unsur mahasiswa, Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) dan aparat penegak hukum (APH) untuk menyetarakan konsepsi dan standar penerjemahan pasal-pasal dalam KUHP karya anak bangsa. Bengkulu menjadi kota ketiga dalam rangkaian KGTC tahun 2023.

Menutup keynote speech, Eddy menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang telah memfasilitasi kegiatan Kemenkumham Goes To Campus Kota Bengkulu. “Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada Universitas Muhammadiyah Bengkulu. UMB merupakan salah satu dari dua PTS yang terpilih menjadi tuan rumah sosialisasi KUHP ini. Terima kasih!”

Turut menjadi pembicara dalam sosialisasi tersebut, Pakar KUHP Albert Aries Akademisi Fakultas Hukum Universitas Trisakti yang membahas tentang Pidana dan Hukum Pidana Modern dan Pakar KUHP yang juga Akademisi Fakultas Hukum Universitas Jember I Gede Widhiana Suarda yang memberikan pemaparan tentang Tindak Pidana Khusus dalam KUHP. (Disa)

sumber

Demikianlah Informasi update teranyar soal Wamenkumham: Tugas Terberat Kita Mengubah Mindset

dengan tags keyword #Wamenkumham #Tugas #Terberat #Kita #Mengubah #Mindset

Anda pastinya Tertarik untuk Usaha isi ulang pulsa dan paket kuota, Karena selain bisa dijual ke orang lain juga bisa di pakai sendiri untuk menghemat pengeluaran Anda.

Karena harga kami itu Harga GROSIR sehingga jauh lebih murah daripada isi pulsa di konter atau di penjual online sekalipun, Apalagi lewat Bank / Banking pasti Mahal, selisih jauh harganya dengan server kami Arjuna Pulsa.

Daftar Via WhatsApp
daftar sms
Sharing is caring...