Arjuna Pulsa
Home » Blog » Meski Pasar Ponsel Tiongkok Anjlok di Q2 2026, Apple dan Huawei Justru Makin Berjaya

Meski Pasar Ponsel Tiongkok Anjlok di Q2 2026, Apple dan Huawei Justru Makin Berjaya

Arjuna Wijaya
18 Juli 2026
2 menit baca
Meski Pasar Ponsel Tiongkok Anjlok di Q2 2026, Apple dan Huawei Justru Makin Berjaya

Ada yang cukup menarik dari laporan IDC tersebut dimana Huawei dan Apple mengalami peningkatan pangsa pasar saat penjualan secara menyeluruh tengah menurun.

Lebih lanjut, penjualan ponsel di Tiongkok menurun 4,3% Year over Year dengan hanya 66 juta unit saja yang mana telah terjadi selama lima kuarter berturut-turut akibat harga komponen khususnya memori yang semakin tinggi.

Hampir seluruh merek mulai dari OPPO, vivo, Xiaomi, hingga Samsung mengalami penurunan yang cukup signifikan. Namun berbeda untuk Huawei dan Apple yang meningkat hingga menyentuh kisaran 20-25%.

Secara lebih rinci pada Q2 2026, Huawei memiliki pangsa pasar sebesar 22,6% dengan pertumbuhan YoY mencapai 19,4% dan Apple meraih pangsa pasar 18,1% dengan pertumbuhan YoY di 24,4%.

Sementara untuk merek lain mengalami penurunan YoY rata-rata lebih dari 10%.

Sumber: IDC Quarterly Mobile Phone Tracker, 14 Juli 2026

Dilaporkan oleh IDC, Huawei dan Apple mengambil langkah strategi yang berbeda dengan menetapkan harga secara stabil dan mengadakan promosi.

Tidak hanya itu saja, Apple sebelumnya terlah memberikan ancang-ancang bahwa akan menaikkan harga sehingga banyak yang membeli iPhone 17 lebih cepat sementara Huawei terus memperluas jajaran produk mereka.

Tidak dipungkiri bahwa harga yang terus naik menjadi salah satu faktor utama banyak konsumen ragu untuk membeli produk baru yang mana diakibatkan oleh harga memori dan komponen yang memang tengah mengalami krisis.

Ditambah lagi subsidi dari pemerintah pun berkurang sehingga lebih banyak pengguna yang menahan untuk upgrade.

Berbagai merek sebelumnya masih terbantu oleh stok komponen ketika harga masih normal, namun kini dengan biaya produksi yang semakin tertekan mulai pertengahan tahun akan membuat pasar lebih menantang lagi.

Kondisi pasar diperkirakan tidak akan berubah pada tahun 2027 sekalipun melihat harga memori yang sepertinya tidak akan berubah jauh dari saat ini.

Walaupun begitu, konsumen dipercaya menahan upgrade sehingga seharusnya akan ada periode dimana permintaan ponsel kembali meningkat.

Dengan tekanan yang akan masih terus berlanjut setidaknya hingga tahun 2027, namun tentunya arah pasar akan kembali lagi bergantung pada harga komponen, AI, software, hingga dukungan ekosistem yang muncul di tahun-tahun selanjutnya.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

HomeDaftarDepositTransaksiHarga