Arjuna Pulsa
Home » Blog » Lenovo TechDay 2026: Solusi One Lenovo Bertenaga AI Siap Revolusi Industri Manufaktur dan Pendidikan

Lenovo TechDay 2026: Solusi One Lenovo Bertenaga AI Siap Revolusi Industri Manufaktur dan Pendidikan

Arjuna Wijaya
19 Juni 2026
4 menit baca
Lenovo TechDay 2026: Solusi One Lenovo Bertenaga AI Siap Revolusi Industri Manufaktur dan Pendidikan

Tidak hanya memperkenalkan beberapa inovasi laptop, komputer, robot, dan perangkat, Lenovo Indonesia juga turut memaparkan solusi AI dari Lenovo untuk manufaktur dan pendidikan saat ini.

Budi Janto selaku President Director Lenovo Indonesia mengungkapkan bahwa One Lenovo Solutions merupakan ekosistem yang terintegrasi perangkat, infrastruktur AI, software, dan solution & services.

Menurut Azis Wonosari selaku Solutions Consultant Lenovo Indonesia, kini industri manufaktur sudah berhadapan dengan beragam tantangan seperti gangguan rantai pasokan global, efisiensi energi, penurunan tenaga kerja, jumlah data yang sangat besar, kualitas serta keamanan, dan lainnya.

“Lenovo menghadirkan beragam solusi AI seperti Operational Efficiency, Quality Control berbasis AI, Predictive Maintenance, Supply Chain and logistics, Demand forecasting, Employee Safety, dan Inventory Management,”imbuh Azis.

Selain itu, Imam Munajat selaku Client Solution Architect Lenovo Indonesia mengatakan bahwa kami dari Lenovo sudah mulai bergeser dari sekadar device company menjadi solution company.

Artinya Lenovo ingin memberikan solusi terbaik Lenovo ke banyak orang dan customer, di antaranya sektor pendidikan.

“Kita lihat faktanya bawa AI sekarang banyak berubah daripada dulu yang cuma sekadar hanya cloud base, tapi sekarang AI dipakai untuk penggunaan sehari-hari, terutama di dunia pendidikan,” imbuh Imam.

Menurut Imam, hampir 75% pendidik sudah menggunakan AI. Sementara 96% Institusi akan menggunakan AI dalam 2-3 tahun.

Bahkan Institusi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia sudah mulai mengintegrasikan AI.

Salah satu solusi yang ditawarkan pada dunia pendidikan dengan mempercepat classroomdimodernisasi ke pembelajaran digital dengan hadirnya infrastruktur, perangkat-perangkat yang memadai, internet yang cepat serta stabil, dukungan AI, dan lainnya agar dapat menunjang pembelajaran yang nyaman serta terintegrasi.

Pada kunjungan booth di Lenovo TechDay 2026, Imam mendemonstrasikan penggunaan menarik dari laptop ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist yang sudah dipamerkan pada ajang CES (Consumer Electronics Show) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Laptop yang satu ini dapat terbuka secara otomatis ketika bagian penutupnya diketuk.

Selanjutnya, perangkat ini dapat memantau dan mendeteksi posisi kepala serta badan pengguna sehingga layarnya secara otomatis dapat bergerak mengikuti posisi pembicara atau penggunanya ketika sedang berjalan ke berbagai arah.

Selain didukung sensor dan AI (Artificial Intelligence), layar laptop ini juga dapat berputar hingga 360 derajat yang tentunya akan membuatnya berubah arah setiap Imam melakukan presentasi sambil berjalan.

Canggihnya lagi pada saat Imam mengucapkan tablet mode, maka ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist akan mengubah posisi menjadi tablet. Sementara pada saat diucapkan laptop mode, maka perangkat ini posisinya menjadi laptop.

Laptop yang satu ini juga sudah didukung beragam fitur AI yang dapat membantu penggunanya dalam menangani beragam aktivitas sehari-hari menjadi lebih ringan.

Sementara apabila dilihat dari spesifikasi yang dipasang pada booth, ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist mempunyai performa bertenaga dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3 yang dikombinasikan dengan RAM LPDDR5X hingga 32 GB dan penyimpanan internal M.2 2280 PCIe SSD hingga 2 TB.

Untuk memberikan kenyamanan pada penggunanya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun menikmati hiburan, laptop yang satu ini sudah dibekali layar sentuh OLED 14 inci dengan resolusi 2,8K, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan 500 nits.

Kemudian, Azis turut mengajak peserta untuk mengunjungi booth Robot Inspection yang menghadirkan Robodog yang merupakan Robot Anjing dari Lenovo yang dibawa langsung dari Singapura.

Terintegrasi dengan AI, Robot ini diklaim dapat digunakan untuk inspeksi dan pengawasan industri dengan akurat. Robodog memiliki bobot 20 kg dan dapat berjalan 3,7 m/s pada permukaan yang mulus dan tidak rata.

Dalam sekali pengisian daya baterai, Robodog diklaim dapat bertahan selama 1-2 jam untuk berbagai keperluan di area manufaktur, restoran, dan berbagai macam daerah lainnya.

Perangkat ini memiliki wajah digital yang terlihat dapat berekspresi dengan lucu. Sementara terdapat kamera yang digunakan untuk memantau pada bagian wajahnya.

Sementara operator dapat mengendalikan robot ini dengan menggunakan remote control yang tersedia.

Tidak hanya manufaktur saja, Lenovo turut memberikan solusi AI pada dunia pendidikan. Untuk itulah, Imam melakukan demonstrasi pada Classroom Management System yang mengandalkan beragam perangkat dari Lenovo di booth Lenovo Smart Education.

Booth ini sendiri menghadirkan beberapa bangku dan meja yang sudah tersedia laptop maupun PC Lenovo. Hal ini tentunya untuk menyimulasikan bagaimana pelajaran yang sedang berlangsung di kelas.

Tentunya beberapa rekan media yang berpartisipasi berperan menjadi murid.

Terlihat beberapa rekan mengakses berbagai aplikasi atau mengerjakan sesuatu yang tidak berhubung dengan presentasi atau pelajaran yang sedang diperlihatkan oleh guru.

Menurut Imam, guru dapat mengaktifkan fitur Blank All Screen dari komputer untuk presentasi ke semua komputer siswa. Dengan begitu, nantinya siswa bisa menjadi lebih fokus dalam belajar karena sudah tidak diperingkatkan guru.

Sementara Blank All Screen juga dapat digunakan untuk membantu guru dalam memberikan peringatan atau sebuah catatan secara langsung dari komputer presentasi ke komputer siswa di kelas.

Bahkan guru juga dapat berbagi layarnya dalam menampilkan berbagai materi pembelajaran yang dipresentasikan secara langsung ke semua layar komputer siswa yang sedang berada di kelas.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

HomeDaftarDepositTransaksiHarga